PENINGKATAN EXPOSURE KOPI XYZ MELALUI BUSINESS COACHING

ridwan zulkifli

Abstract


Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kopi XYZ menghadapi tantangan utama dalam bidang pemasaran, yaitu belum optimalnya saluran pemasaran digital dan rendahnya brand exposure. Permasalahan ini berdampak signifikan terhadap kinerja bisnis. Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi melalui program business coaching intensif. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) yang didahului dengan pengumpulan data primer (in-depth interview, observasi, dan survei konsumen) serta data sekunder (studi literatur). Hasil analisis dan survei menunjukkan bahwa Instagram dan Google menjadi media utama pencarian kedai kopi oleh target konsumen (usia 21-30 tahun), sementara 80,8% responden belum mengetahui Kopi XYZ. Implementasi coaching difokuskan pada optimalisasi saluran pemasaran (Instagram dan website) dan strategi peningkatan exposure melalui digital marketing (Instagram dan Search Engine Advertising). Pencapaian implementasi telah mencapai 80-90%. Melalui program ini, Kopi XYZ diharapkan mampu mengoptimalkan saluran pemasarannya, meningkatkan brand awareness, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik (BPS) (2011). Laporan Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Malhotra, N. K. (2010). Marketing Research: An Applied Orientation (6th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Morgan, N. A., & Buvik, A. (2020). Digital Marketing: Strategy, Implementation, and Practice. New York: Routledge.

Mustafa, H., & Simanjuntak, M. (2018). "Peran Digital Marketing dalam Peningkatan Brand Awareness UMKM di Era Industri 4.0." Jurnal Manajemen Pemasaran, 12(1), 45-56.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation: A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. Hoboken: John Wiley & Sons. (Relevan karena Anda menyebut analisis BMC).

Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press. (Relevan karena Anda menyebut Porter's Five Forces).

Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. (Relevan karena Anda menyebut analisis SWOT).




DOI: https://doi.org/10.53675/babakti.v3i2.1735

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 
Creative Commons License