TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI PENUNJANG KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA MEKARJAYA

Penulis

  • Dedeh Rosmaniar Sofia Prodi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Al-Ghifari
  • Narachman Ramdani Prodi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Al-Ghifari
  • Muhamad Rifky Mugni Fadhila Prodi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Al-Ghifari
  • Islami Nur Firdaus Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari
  • Riyanti Latifah Sukma Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari
  • Sholiha Nurhayati Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari
  • Pipih Eka Puspita Prodi Manajemen, Universitas Al-Ghifari
  • Delia Febriana Prodi Administrasi Negara, Universitas Al-Ghifari
  • Tarisa Mussawirrohimah Prodi Administrasi Negara, Universitas Al-Ghifari
  • Sinta Fitriani Prodi Administrasi Negara, Universitas Al-Ghifari

DOI:

https://doi.org/10.53675/babakti.v3i2.1133

Kata Kunci:

TOGA, apotek hidup, pemanfaatan lahan pekarangan

Abstrak

Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung memiliki beberapa permasalahan yang perlu diatasi, diantaranya pemanfaatan lahan pekarangan yang belum optimal serta tingginya prevalensi penyakit. Tujuan dari pelaksanaan KKN ini adalah untuk mengumpulkan data lapangan melalui pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan yang berfokus pada pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pelaksanaan KKN berlangsung selama satu bulan, yaitu dari tanggal 15 Juni hingga 15 Juli 2023, yang meliputi melibatkan kegiatan pengabdian dan penyuluhan di Posyandu RW 08 Desa Mekarjaya dengan ibu-ibu PKK sebagai sampel penelitian. Hasil KKN menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media penanaman tanaman obat keluarga atau apotek hidup. Diharapkan bahwa melalui implementasi KKN ini, tanaman obat yang dihasilkan dapat menjadi solusi yang efektif sebagai alternatif pengobatan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapinya.

Referensi

Diterbitkan

2023-12-25

Terbitan

Bagian

Articles