PEMANFAATAN MINIM LAHAN AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN TOL DENGAN SISTEM HIDROPONIK

Authors

Abstract

Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang paling mendominasi di wilayah Indonesia, biasanya para petani membudidayakan tanamannya dengan cara menanam dengan media tanah. Dan cara yang dilalukan dengan media tanah memerlukan waktu yang cukup lama dan mengeluarkan tenaga agar terpelihara tanamannya dengan baik.   Para petani yang harus kerja ekstra dalam memelihara tanamannya, menjaga   tanamannya agar tetap terpelihara dan berkembang biak dengan baik tanpa adanya pengaruh dari pupuk urea dan pestisida yang dapat membahayakan konsumen. Saat ini tanah yang berada diwilayah tersebut sudah tergusur oleh pembangunan jalan tol, sehingga sebagian masyarakat bertransmigrasi kewilayah perkotaan dan kehilangan mata pencaharian sebagai petani.Hidroponik merupakan salah satu solusi bagi masyarakat yang sering bercocok tanam dan memiliki lahan yang terbatas, dengan media tanam yang murah dan mudah dicari sehingga dapat dijadikan peluang usaha maupun ketahanan pangan bagi masyarakat itu sendiri.Metode  yang  digunakan  pada  kegiatan  ini  adalah  menggunakan  metode workshop  melalui bentuk  sosialisasi,  pelatihan,  dan  pendampingan  budidaya  sayuran  dengan  sistem hidroponik   dari   botol   bekas dan styrofoam bekas. Hal tersebut dilakukan karena fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dan perantara larutan nutrisi dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambah nutrisi, air dan oksigen melalui media tersebut. 

References

(Pelatihan Teknik Hidroponik Sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Peluang Usaha Di Era Covid-19, hal. 5)

(Roidah, Ida Syamsu, 2014) PEMANFAATAN LAHAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK

Downloads

Published

2023-11-24