KERJASAMA INDONESIA-JEPANG DALAM PROGRAM JOINT CREDIT MECHANISM (JCM) UNTUK MENGURANGI EMISI KARBON DI INDONESIA 2020

Dimas Ihsani thalib, Dina Dina

Abstract


Faktor utama yang mendorong perubahan iklim adalah peningkatan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), terutama sebagian besar emisi yang berasal dari gas Karbondioksida. Emisi GRK ini berasal dari berbagai sumber, termasuk pembakaran bahan bakar fosil dalam transportasi, deforestasi, produksi listrik, dan kegiatan industri. Perubahan iklim merupakan tantangan global yang semakin mendesak untuk diatasi.Dampaknya yang merusak lingkungan dan berdampak pada kehidupan manusia telah mendorong banyak negara untuk berkolaborasi dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu inisiatif yang telah muncul sebagai tanggapan terhadap perubahan iklim adalah Joint Credit Mechanism (JCM), yang telah menjadi model kerja sama internasional yang sukses dalam mengurangi emisi karbon. Indonesia menjadi negara penghasil emisi karbon top 10 di dunia. Ranking keenam yang diterima Indonesia sebagai penghasil emisi karbon di antara negara-negara penghasil emisi karbon (CO2) lainnya di dunia. Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama erat dalam upaya mengurangi emisi di Indonesia, didorong oleh kontribusi besar yang diberikan oleh Jepang dalam program Joint Credit Mecanism.Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode deskriptif analisis, yaitu metode penelitian yang menggambarkan kejadian atau peristiwa-peristiwa berdasarkan  data  dan  fakta  yang  ada  dan  sedang  berlangsung untuk menghasilkan analisis mengenai “ Kerjasama Jepang dan Indonesia dalam program Joint Credit Mecanim untuk mengurangi emisi karbon di Indonesia. Bedasarkan Hasil penelitian kerjasama Jepang dan Indonesia ini dapat mengurangi emisi karbon di Indonesia. 

Full Text:

PDF

References


A. Buku

Morgenthau, H. J., Thompson, K. W., & Clinton, W. D. (1985). Politics among nations:

The struggle for power and peace.

B. Referensi

Bappenas. 2021. “Implementasi Ekonomi Hijau Melalui Pembangunan Rendah Karbon.” https://www.bappenas.go.id/i. https://www.bappenas.go.id/id/berita/implementasi-ekonomi-hijau-melalui- pembangunan-rendah-karbon-QPkoU.

Cantika Adinda Putri. 2023. “Ekonomi RI Tumbuh 5,31%, Orang Miskin Tambah Banyak.” https://www.cnbcindonesia.com/news/. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230206164342-4-411460/fakta- ekonomi-ri-tumbuh-531-orang-miskin-tambah-banyak.

Darmawan, Dani. 2019. “Indonesia.” Journal of Chemical Information and

Modeling 53(9): 1689–99.

Emil Salim. 2018. “DAMPAK PERUBAHAN IKLIM KIAN MENGKHAWATIRKAN.” http://perpustakaan.menlhk.go.id/. http://perpustakaan.menlhk.go.id/pustaka/home/index.php?page=detail_news

&newsid=861.

Feature. 2021. “Ekonomi Hijau: Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan.” https://rumahberkelanjutan.id/. https://rumahberkelanjutan.id/ekonomi-hijau- masa-depan-pembangunan-berkelanjutan/.

Febi Fasadenna. 2016. “KERJASAMA INDONESIA – JEPANG MELALUI JOINT CREDITING MECHANISM (JCM) DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI RENDAH EMISI DI INDONESIA 2013-2016.” : 1–22.

Firdaus, Aos Yuli, and Putri Ayu Wandira. 2022. “Diplomasi Lingkungan Hidup

Indonesia : Isu Mitigasi Perubahan Iklim.” 8(3): 540–45.

Haryanto, Handrix Chris, and Sowanya Ardi Prahara. 2019. “Perubahan Iklim, Siapa Yang Bertanggung Jawab?” Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi 21(2): 50.

Haryo Limanseto. 2022. “Kerja Sama Bilateral Indonesia-Jepang: Optimis Wujudkan Asia Sebagai Pemimpin Proses Transisi Energi Global.” https://ekon.go.id/. https://ekon.go.id/publikasi/detail/4757/kerja-sama- bilateral-indonesia-jepang-optimis-wujudkan-asia-sebagai-pemimpin-proses- transisi-energi-global.

Hasanah, Liana. 2019. “Kerja Sama Indonesia-Jepang Dalam Joint Credit

Mechanism (JCM) Pada Pembangunan Rendah Karbon Di Indonesia.”

Padjadjaran Journal of International Relations 1(2): 142.

Hindarto, Dicky Edwin, Vionita Rizqa Permana, and Ratu Keni Atika. 2018. “Empat Tahun Implementasi Skema Joint Crediting Mechanism Di Indonesia.” : 1–68. http://jcm.ekon.go.id/en/uploads/files/Document JCM/Media/Booklet_Empat_Tahun_Implementasi_Skema_JCM_di_Indones ia_Februari_2018.pdf.

Ismail, Wulan Suci Putri Yanti. 2018. “Implementasi Perjanjian Bilateral Antara Indonesia Dan Jepang Dalam Perdagangan Karbon (Carbon Trading) Melalui Mekanisme Join Kredit (JCM).” Hukum (i): 26–27.

“JCM_Bilateral_Cooperation_(Signed_2_ministers).Pdf.” Jeducation.co.id. 2023. “Informasi Tentang Jepang.” Jeducation.co.id.

https://jeducation.co.id/informasi-tentang-jepang/.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 2021. “SEKILAS JCM IN INDONESIA.” https://jcm.ekon.go.id/id/index.php/content/. https://jcm.ekon.go.id/id/index.php/content/MTE%253D/sekilas_jcm_in_ind onesia#:~:text=Joint Crediting Mechanism (JCM)%2C,karbon di Indonesia melalui insentif.

Labiba, Dina, and Wisnu Pradoto. 2018. “Sebaran Emisi Co2 Dan Implikasinya Terhadap Penataan Ruang Area Industri Di Kabupaten Kendal.” Jurnal Pengembangan Kota 6(2): 164.

Nurdin. 2011. “Antisipasi Perubahan Iklim Untuk Keberlanjutan Ketahanan Pangan.” Jurnal Dialog Kebijakan Publik 4(November): 21–28. https://www.researchgate.net/profile/Nurdin_Sp_Msi/contributions.

PERSERIKATAN BANGSA BANGSA, and INDONESIA. 2022. “Penyebab Dan Dampak Perubahan Iklim.” https://indonesia.un.org/id/. https://indonesia.un.org/id/175273-penyebab-dan-dampak-perubahan-iklim.




DOI: https://doi.org/10.53675/jgm.v6i1.1333

Article Metrics

Abstract view : 269 times
PDF - 297 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed