UJI STABILITAS FISIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida L) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera)

SUSI ANDRIANI (1)
(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Abstract

Sirih cina merupakan tanaman liar yang tumbuh di tempat lembab dan lidah buaya adalah tanaman hias yang dapat digunakan sebagai bahan dasar obat maupun kosmetik, kedua tanaman ini mempunyai kandungan antioksidan dan antibakteri, salah satunya ketika dibuat masker gel peel off. Sediaan ini merupakan kosmetik berbentuk gel terdapat lapisan elastis transparan saat dioleskan,  dapat langsung dilepaskan tanpa dibilas. Ketidakstabilan masker gel peel off dapat dideteksi melalui perubahan sifat fisika. sehingga perlu dilakukan uji stabilitas fisik seperti uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji kekeringan, dan uji daya sebar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas fisik sediaan masker gel peel off dengan bahan aktif kombinasi dari ekstrak Sirih Cina (Peperomia pellucida L) dan Lidah Buaya (Aloe vera) selama 3 bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tindakan (Action Research) yaitu melaksanakan pembuatan sekaligus evaluasi pada sediaan masker gel peel off dengan variasi konsentrasi ekstrak sirih cina (Peperomia pellucida L.) dan ekstrak lidah buaya (Aloe vera) masing-masing 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Hasil uji organoleptik sediaan masker gel peel off dan uji pH diperoleh bahwa sediaan dengan formula ekstrak 30% memiliki karakteristik fisik yang stabil dan memiliki pH masih di rentang pH 4,5-6,5 yang aman dari iritasi karena asam dan kulit bersisik karena basa. Pada hasil uji daya sebar hanya konsentrasi 10% yang tidak memenuhi syarat yaitu 4,3-4,6cm karena sediaan memadat sehingga tidak memiliki daya sebar yang memenuhi standar yaitu 6-7cm. Hasil uji homogenitas dan uji kekeringan semua formula memenuhi standar stabilitas fisik.

Authors

SUSI ANDRIANI

How to Cite

UJI STABILITAS FISIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida L) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera). (2026). Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 14(1). https://doi.org/10.53675/w5xjxf71

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

References

Most read articles by the same author(s)