OPTIMASI METODE PENETAPAN KADAR KAFEIN PADA BEBERAPA SERBUK MINUMAN ENERGI YANG BEREDAR DI KOTA SERANG

Ita Inayah (1) , Ginayanti Hadisoebroto (2) , Mohamad Kashuri (3)
(1) Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari,
(2) Prodi Farmasi Universitas Al-Ghifari,
(3) Prodi Farmasi Universitas Al-Ghifari

Abstrak

Kadar kafein sesuai peraturan Kepala Badan POM tidak boleh melebihi 150 mg per hari. Penetapan kadar kafein dalam Farmakope Indonesia edisi V mempersyaratkan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Oleh karena itu Balai POM di Serang perlu melakukan uji verifikasi terhadap metode tersebut agar memenuhi persyaratan pengujian sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan optimalisasi penetapan kadar kafein dalam serbuk minuman energi secara kromatografi cair kinerja tinggi dan untuk mengetahui kadar kafein dalam sampel serbuk minuman energi yang dijual di Kota Serang. Penetapan kadar kafein dilakukan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi dengan kolom : Oktadesilsilan (4,6 mm x 250 mm, ukuran partikel 5 µm), fase gerak : Air-Metanol-Asam asetat glasial (69:28:3), laju alir : 1,0 mL/menit, laju penyuntikan 20 µL, detektor : UV pada panjang gelombang 275 nm. Dilakukan verifikasi metode analisis dengan hasil Uji Selektivitas memenuhi persyaratan, Uji Presisi dengan RSD 3,827% (syarat 3,7-5,3 %), Uji Akurasi rata-rata perolehan kembali 98,80 % (syarat 90-107%), uji Linearitas dengan Vx0=0,950 (syarat < 2,0) dan r=0,999678 (syarat0,995). Hasil pengujian sampel menunjukkan bahwa sampel pertama hingga sampel keempat tidak memenuhi persyaratan batas maksimum kafein dalam makanan dan minuman, sedangkan sampel kelima memenuhi persyaratan dengan kadar dibawah 50 mg.

Penulis

Ita Inayah
Ginayanti Hadisoebroto
Mohamad Kashuri

Cara Mengutip

OPTIMASI METODE PENETAPAN KADAR KAFEIN PADA BEBERAPA SERBUK MINUMAN ENERGI YANG BEREDAR DI KOTA SERANG. (2019). Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 8(1), 22-27. https://doi.org/10.53675/jsfar.v1i1.16

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Referensi

Anonim., 2014., The United States Pharmacopeia, 36th ed., The National Formulary, 31th ed., United States Pharmacopeial Covention Inc., Rockville

Anonim., 2014., Waspadai Keracunan Kafein dalam Minumen Berenergi., (http://ik.pom.go.id/v2014/artikel/Waspadai-Keracunan-Kafein-dalam-Minuman-Berenergi.pdf)

Anonim., 2007., How To Meet ISO 17025 Requirements For Method Verification., AOAC International, USA

Anonim., 2008., Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi (ISO/IEC 17025:2005, IDT)., Badan Standarisasi Nasional., Jakarta

Chung Chow Chan, Y.C. Lee, Herman Lam & Xue Ming Zhang., 2004., Analytical Method Validation and Instrument Performance Verificatio.,, Wiley-Interscience., New Jersey.

David G.Watson., 1999., Pharmacetutical Analysis A Textbook for Pharmacy Students and Pharmaceutical Chemists., Churchill Livingstone,, London-UK

Harmita., 2004., Majalah Ilmu Kefarmasian Volume I No 3 Review Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya., Departemen Farmasi FMIPA-UI., Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., 2014., Farmakope Indonesia Edisi V, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., Jakarta

Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No. HK.00.05.23.3644 tentang Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan(http://www.pom.go.id/public/hukum_perundangan/pdf/final%20kep_lampiran.pdf )

Lloyd R. Snyder, Joseph J.Kirkland & Joseph L. Glaich., 1997., Practical HPLC Method Development, Wiley-Interscience., New York

Lloyd R. Snyder, Joseph J.Kirkland & John W. Dolan., 2010., Practical HPLC Method Development, A John Wiley and Son Inc. Publication., New Jersey

Ludwig Huber., 2003., Pharmaceutical Process Validation : An International Third Edition, Marcel Decker Inc., Waldbronn.

Moffat, A. C., M. David Osselton, Brian Widdop (Eds)., 2011., Clarke’s Analysis of Drugs and Poisons, 4th ed., The Pharmaceutical Press, London.

Satinder Ahuja & Michael W. Dong., 2005., Handbook of Pharmaceutical Analysis By HPLC., Elsevier Academic Press, Amsterdam

Satinder Ahuja & Henrik Rasmusen., 2007., HPLC Method Development For Pharmaceuticals., Elsevier Academic Press., London

SK Ditjen POM Nomor PO.04.02.3.01510 tahun 1996 tentang Batas Maksimum Kafein dalam Makanan dan Minuman

Stavros Kromidas., 2004., Practical Problem Solving in HPLC., WILEY-VCH., Saarbrucken

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>