PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C INFUSED WATER BUAH LEMON (Citrus lemon (L.) Burm.f.)

Endah Kartikawati (1) , Yus Hargono Cahyaning Yudi (2)
(1) Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari,
(2) Prodi Farmasi, Universitas Al-Ghifari

Abstrak

Infused watermerupakan minuman  yang terdiri dari air putih dan potongan buah-buahan yang mengalami proses perendaman dalam waktu tertentu. Infused watermengandung vitamin C dan bermanfaat sebagai antioksidan. Salah satu buah yang dapat digunakan sebagai infused water adalah buah lemon (Citrus lemon (L.)Burm.f. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu penyimpanan terhadap kadar vitamin C dan aktivitas antioksidan pada infused water buah lemon(Citrus lemon (L.)Burm.f. menggunakan spektrofotometri Uv-Vis dan DPPH. Pengukuran kadar vitamin C dilakukan dengan pengambilan sampel pada waktu 0, 2, 4, 6, 12 dan 24 jam, sedangkan untuk pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan DPPH terhadap fraksi air ektrakbuah lemon dibuat dengan konsentrasi 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm, 800 ppm, dan 1000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C tertinggi pada infused water buah lemon terdapat pada penyimpanan suhu ruangan dengan lama penyimpanan selama 6 jam yaitu sebesar  49,26 ±0,44 mg/100g sedangkan padapenyimpanan suhu dingin dengan lama penyimpanan  selama 6 jam kadar vitamin C yang diperoleh yaitu 38,20±0,35 mg/100g.Pada pengujian aktivitas antioksidan fraksi air ekstrak buah lemon memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sedang yaitu dengan nilai IC50 sebesar 130 ppm.

Penulis

Endah Kartikawati
Yus Hargono Cahyaning Yudi

Cara Mengutip

PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C INFUSED WATER BUAH LEMON (Citrus lemon (L.) Burm.f.). (2019). Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 8(1), 28-34. https://doi.org/10.53675/jsfar.v1i1.19

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Referensi

Aina dan Suprayogi.,2011., Uji Kualitatif Vitamin C Pada Berbagai Makanan dan Pengaruhnya Terhadap Pemanasan., Hal 62.

Faralia. 2012. “1001 Khasiat Istimewa Buah-buahan dan Sayuran”. Yogyakarta:Aulia

Ibrahim,A.M., Yunianta, Feronika H.S. 2015. Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Ekstraksi terhadap Sifat Kimia dan Fisik pada Pembuatan Minuman Sari Jahe Merah dengan Kombinasi Penambahan Madu sebagai Pemanis. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(2): 530-541.

Jun,M.H.Y., J., Fong,X., Wan, C.S., Yang, Ct.T., Ho. 2003. Camparison of Antioksidant Activities of Isoflavones From Kudzu Root (Puerarua labata O). Journal Food Science Institute of Technologist, 68 : 2117-2122.

Murtie,A., & Yahya, M.,2014.,Cara Asyik Minum Sehat Infused Water., Penerbit Bhuana Ilmu Populer.,Jakarta.

Sami,F.J dan Rahimah,S., 2012., Uji Antioksidan Ekstrak Metanol Bunga Brokoli (Brassica oleracea L. var. Italica) Dengan Metode DPPH (2,2, diphenyl-1-pichrylhydrazyl) dan Metode ABTS (2,2 azinobis (3-etilbenzotiazolin)-6-asam sulfonat).,Vol.2 No.2.,Hal 107-110

Sudarmaji, S., B. Haryono dan Suhardi.2007. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta

Suriani Ni Luh., Defiana Ria Made., dan Rachmawati R.,2009. Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan Terhadap Kandungan Vitamin C Pada Cabai Rawit Putih (Capsicum frustescens).Bukit Jembaran; Universitas Udayana.

USDA., 2016., The USDA Food Search for Windows. Human Nutritition Research Center of Agricultural Research and Service

Wassalwa,M.,2016.,Pengaruh Waktu Infusa dan Suhu Air yang Berbeda Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Vitamin C pada Infused Water Kulit Pisang.,Vol.1,Issue 1,Hal 107-118.

Winarno, F.G., S. Fardiaz dan D. Fardiaz. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. PT. Gramedia. Jakarta.

Winarno, F.G. 1989. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia. Jakarta.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama