UJI AKTIVITAS ANTHELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN KUCAI (Allium tuberosum) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO

endah kartikawati (1) , Kusdi Hartono (2) , Riris Sagita (3) , ita inayah (4)
(1) Jurusan Farmasi, Universitas Al-Ghifari,
(2) Jurusan Farmasi, Universitas Al-Ghifari,
(3) Jurusan Farmasi, Universitas Al-Ghifari,
(4) Jurusan Farmasi, Universitas Al-Ghifari

Abstract

Ekstrak etanol daun kucai (Allium tuberosum) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin yang diketahui memiliki aktivitas anthelmintik. Masyarakat Indonesia telah lama memanfaatkan kucai untuk pengobatan, diantaranya untuk mengatasi keputihan, sembelit serta infeksi kuman bakteri dalam usus. Selain itu, kucai juga berkhasiat melancarkan aliran darah, sekaligus mencegah pembekuan darah. Hasil skrining pada ekstrak daun kucai menunjukkan bahwa sampel positif mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pengujian ekstrak etanol daun kucai (Allium tuberosum) terhadap kematian cacing Ascaridia galli dan menentukan pada konsentrasi berapa ekstrak etanol daun kucai (Allium tuberosum) mampu mematikan cacing Ascaridia galli. Pengujian anthelmintik dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, setiap kelompok terdiri dari 3 ekor cacing dengan 3 kali replikasi. Konsentrasi ekstrak etanol daun kucai yang digunakan adalah 10%, 20% dan 30%, NaCl 0,9% sebagai kontrol negatif dan pirantel pamoat sebagai kontrol positif. Masing-masing kelompok perlakuan dilakukan dengan metode perendaman pada cacing Ascaridia galli. Waktu pengamatan dan perhitungan kematian cacing dilakukan tiap 1 jam selama 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun kucai yang digunakan semakin cepat cacing mengalami kematian. Konsentrasi yang paling efektif untuk membunuh cacing Ascaridia galli pada penelitian ini adalah 30% karena sudah mendekati hasil kontrol positif.

Authors

endah kartikawati
Kusdi Hartono
Riris Sagita
ita inayah

How to Cite

UJI AKTIVITAS ANTHELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN KUCAI (Allium tuberosum) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO. (2023). Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 21-31. https://doi.org/10.53675/jsfar.v11i1.1059

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

References

Al-Snafi. 2013. Pharmacological Effects of Allium Species Grown in Iraq an Overview. International Journal of Pharmaceuticals and Health care Research. Vol. 01, No. 04. Thi qar University: Iraq.

Andarwulan N, Faradilla R.H.F. 2012. Sayuran Fenolik Pada Beberapa Sayuran Indigenous Dari Indonesia. Bogor: SEAFAST Center, IPB. Hal. 57-60.

Belete A, Addis M, Ayele M. 2016. Review on Major Gastrointestinal Parasites that Affect Chickens. Journal of Biology, Agriculture and Healthcare. Vol.6, No.11. Etiopia: Jimma University.

Chabibah U, Hastuti S. 2020. Daya Anthelmintik Ekstrak Etanol Daun Andong (Cordyline Fruticosa) Terhadap Cacing Gelang Ayam (Ascaridia galli) Secara In Vitro. Indonesian Journal On Medical Science. Vol.7 No.2. Sukoharjo: Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia.

Darmawi, Maryam, Balqis U, Hambal M, Rusmaidar, Hamzah A. 2016. Aktivitas Antelmintik Biji Veitchia merrillii Terhadap Ascaridia galli Secara In Vitro. Trad Med Journal (2) : 55-62.

Depkes RI. 1985. Cara Pembuatan Simplisia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Djajanti A.D, Trianto M.A. 2018. Uji Aktivitas Anthelmintik Ekstrak Etanol Daun Kluwak (Pangium edule) Terhadap Cacing Gelang (Ascaridia galli) Secara In Vitro. Jurnal Yamasi. Makassar: Universitas Pancasakti.

Hamzah AM, Hambal U, Balqis, Darmawi, Maryam, Rasmaidar. 2016. Aktivitas anthelmintik biji Veitchia merrillii terhadap Ascaridia galli secara in vitro. Trad Med J. 21(22): 55-62.

Harbone. 1987. Metode Fitokimia, Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan: K. Padmawinata, I. Sudiro. Bandung: Institut Teknologi Bandung. Hlm: 32- 44.

Hayati, Kamilah E, Halimah, Nur. 2010. Phytochemical Test and Brine Shrimp Lethality Test Againts Artemia salina Leach of Anting-Anting (Acalypha indica Linn) Plant Extract, Alchemy, Vol.1 (2): 53-103.

Himawan H.C, Ramani S, Hamonangan A. 2020. Aktivitas Antelmintik Ekstrak Etanol 96% Daun Sukun (Artocarpus altilis) Terhadap Ascaridia galli Secara In Vitro. Jurnal Farmamedika Vol. 5, No.

Juni. Bogor: Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi.

Iksen, Haro G, Sinaga SM. 2017. In Vitro Test of Chive Leaves Infuse (Allium

schoenoprasum L.) on Calcium Oxalate Solubility using Atomic Absorption Spectrophotometry. International Journal of ChemTech Research, Vol. 10, No. 2. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Lusiana BC. 1994. Pemeriksaan Kandungan Kimia Biji Pepaya (Carica papaya Linn), Skripsi, Fakultas Farmasi ITB, Bandung.

Maryam S, Jamaluddin AW, Ris A. 2018. Uji Perbandingan Efektivitas Daya Anthelmintik Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Jurnal Agrisistem. Vol. 14 No. 1. Makassar: Universitas Hasanuddin

Nayoan M.P.C, Maarisit W, Karauwan F, Sarainsong Y. 2020. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kucai Allium schoenoprasum L. Sebagai Antipiretik Pada Tikus Putih Rattus novergicus. Jurnal Biofarmasetikal Tropis. 3(1) 73-

Tomohon: Universitas Kristen Indonesia Tomohon.

Nugroho. 1989. Penyakit Ayam di Indonesia, Edisi

II. 45-51. Penerbit Eka Offset: Semarang.

Polakitan, Ivana Renata, Fatimawati dan Leman, Michael A. 2017. Uji Daya Hambat Esktrak Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol. 6, No.1. Universitas Sam Ratulangi. Manado, Hal: 1-8.

Purba S. 2017. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Kucai (Allium schoenoprasum L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Staphylococcus Aureus. Fakultas Farmasi. Universitas Sumatera Utara. Hal.7.

Roring T.N.E, Simbala H.E.I, Queljoe ED. 2019. Uji Efek Anthelmintik Ekstrak Etanol Daun Pinang Yaki (Areca vestiaria) Terhadap Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides) Secara In Vitro. Pharmacon. Vol. 8, No. 2 Mei 2019. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Rubiyanto, Kusuma R, Untari E.K. 2018. Potensi Antelmintik Ekstrak Etanol Daun Mangga Arumanis (Mangifera indica L.) Pada Cacing Ascaridia galli dan Raillietina tetragona secara In Vitro.

Journal Pharmaceutical Science and Research. 5(2). 81-89.

Suharti S., et al. 2010. Efektivitas Daun Jarak (Jatropha curcass Linn) Sebagai Anticacing Ascaridia galli dan Pengaruhnya terhadap Performa Ayam Lokal. Media Peternakan. Vol. 33, No. 2 Agustus 2010: 108-114.

Syamsul, Eka Siswanto, Amanda, Nadhila Ajrina, dan Lestari. 2020. Perbandingan Ekstrak Jamur Aquilaria malaccensis dengan Metode Maserasi dan Refluks. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. Vol. 2, No. 2. STIKes Samarinda.

Samarinda. Hal: 97-104.

Tita A.P, 2005. Efek Ekstrak Air Daun Pepaya (Caricapapaya L.) sebagai Anthelmintik terhadap Ascaridia galli Schrank Dewasa. Skripsi. Bogor: FMIPA .Universitas Pakuan.

Tjay T.H, Rahardja K. 2007. Obat-Obat Penting, edisi-6, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramdedia: Jakarta.

Triyanita UR, Robiyanto, Sari R. Uji Aktivitas Anti Cacing Ekstrak Etanol Daun Alamanda (Alamanda cathartica L.) terhadap Cacing Ascaridia galli dan Raillietina tetragona secara In Vitro. 2019:17(1):27-39.

Umboro RO and Hamdani AS. 2019. Uji Daya Anthelmintik Ekstrak Etanol Biji Petai Cina (Leucaena leucocephala, Lmk. de Wit) terhadap Cacing Gelang (Ascaridia galli) Secara in vitro. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan). 3(1).

Usman, Husaini dan Setiady A, Purnomo, 2006. Dampak Infeksi Ascaridia galli Terhadap Gambaran Histopatologi dan Luas Permukaan Vili Usus Halus serta Penurunan Bobot Hidup Starter. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>