FORMULASI LIP BALM EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria SP.) SEBAGAI

Meiry Akmara Dhina (1) , Lina Ratnasari (2) , Iwan Maulana (3)
(1) FMIPA, Universitas Al-Ghifari,
(2) FMIPA, Universitas Al-Ghifari,
(3) FMIPA, Universitas Al-Ghifari

Abstract

Rumput laut merupakan sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Salah satu nya Gracillaria SP. tergolong dalam rumput laut yang memiliki kandungan klorofil total dan pigmen aksesoris yang lebih tinggi dibanding dengan rumput laut merah  lainnya sehingga berpotensi sebagai sumber antioksidan. Rumput laut Gracilaria SP. memiliki sumber antioksidan seperti flavonoid, karatenoid, pigmen, polifenol, enzim, dan berbagai polisakarida dalam jumlah yang melimpah. Untuk menambah pemanfaatan, infomasi dan referensi rumput laut Gracilaria SP. maka dapat diolah menjadi sediaan Lip Balm. Pada penelitian ini, pembanding yang digunakan yaitu Cosmol 43 V dan Salacos 99. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat formulasi Lip Balm ektrak rumput laut Gracilaria SP. sebagai Antioksidan dengan variasi Cosmol 43 V dan Salacos 99. Lip Balm dibuat menjadi 3 formula dengan pembanding Cosmol 43 V dan Salacos 99 yang berbeda. Cosmol 43V dengan  F1 (41%), F2 (36%), F3 (31%), dan Salacos 99 dengan F1 (7%), F2 (12%),  F3 (17%), dan setiap formula dengan Ekstrak 1%, Candelilla Wax 9%, Ceresin Wax 11%, Propilen Glycol 4%, Cosmol 222 17%, Euxyl PE 9010 2%, Flaver Vanilla 2%, dan pewarna 6%. Kemudian dilakukan evaluasi sediaan yang meliputi Uji Homogenitas, Uji pH, Uji Organoleptik, dan Uji Panelis. Hasil sediaan Lip Balm Ekstrak Rumput Laut memiliki rata-rata pH 5,0-5,5. Hasil uji aktivitas antioksidan pada ekstrak rumput laut (Gracilaria SP.) didapat nilai IC50 sebesar 8,147 ppm. Hal ini menyatakan bahwa ekstrak rumput laut Gracilaria SP. memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. F1 memiliki konsentrasi Cosmol 43 V lebih banyak dibanding Salacos 99, shingga tekstur, warna, dan aroma sangat diminati responden.

Authors

Meiry Akmara Dhina
Lina Ratnasari
Iwan Maulana

How to Cite

FORMULASI LIP BALM EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria SP.) SEBAGAI. (2023). Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 32-38. https://doi.org/10.53675/jsfar.v11i1.1097

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

References

Bhernama, B. G. (2020). AKTIVITAS ANTIBAKTERI SABUN PADAT YANG MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL RUMPUT LAUT GRACILARIA, SP TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUEREUS. Pena Akuatika: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 19(1).

Kurniawati, I., Maftuch, M., & Hariati, A. M. (2016). Determination of the best solvent and extract duration on the technique of Gracilaria sp. maceration as well as its influence on moisture content and yield. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 7(2), 72–77.

Loho, R. E. M., Tiho, M., & Assa, Y. A. (2021). Kandungan dan Aktivitas Antioksidan pada Rumput Laut Merah. Medical Scope Journal, 3(1), 113–120.

Nazliniwaty, L. L., & Wahyuni, M. (2019). Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L) dalam Formulasi Sediaan Lipbalm. Jurnal Jamu Indonesia, 4(3), 87–92.

Yulyuswarni. Formulasi Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Pewarna Alami dalam Sediaan Lipstik. Jurnal Analis Kesehatan. 2018; 7(1): 677-678.

Warmida H., Sukawaty Y., dan Wisnu A.F. Perbandingan Fisik Formula Lipstik dengan Basis Lemak Tengkawang (Illipe Butter) dan Lemak Coklat (Cocoa Butter). Jurnal Ilmiah Manuntung. 2020; 6(1): 105.

Hasan, Fitri Andika. 2018. Formulasi Sediaan Pelembab Bibir Minyak Biji Anggur (Grapseed Oil). Sumatera Utara.

Muliyawan D, Suriana N. 2013. A - Z Tentang Kosmetik. Jakarta (ID): PT. Elex Media Komputindo.

Puspitasari, Anita Dwi & Proyogo, Lean Syam. Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi Dan Sokletasi Terhadap Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia Calabura). Fakultas Farmasi. Universitas Wahid Hasim Semarang.

Shirmila, G., Radhamani. P.M. 2013.In Vitro Antioxidant Activities, Total Phenolis Andflavonoid of Wild Edible Mushroom Macrolepiota Mastoidea Singer.International Journal of Pharmacy And Pharmaceutical Sciences.

Race, Sharla. 2009. Antioxidant The Truth About BHA, BHT, TBHQ And Other Antioxidant Used As Food Additives. London.

Annisaqois M, Gerung GS, Wullur S, Sumilat DA, Wagey BT, Mandagi SV. Molecular analysis of DNA red algae (Rhodophyta) Kappaphycus sp. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 2018;1(1):107-12.

Departemen Kesehatan RI., 1978.,Materia Medika Indonesia., Jilid II., Departemen Kesehatan RI., Jakarta.

Fransworth, N. R., 1996., Biologycal and Phytochemical Screening of Plants., Chicago., Journal of Pharmaceutical Science., Volume 55 No.3., Chicago., Reheis Chemical Company., Pages 257-259.

Harborne. 1987. Metode Fitokimia : Penuntun cara modern menganalisis tumbuhan. Edisi I.

Ditjen POM. 1985. Formularium Kosmetik Indonesia. Jakarta (ID): Departemen Kesehatan RI.

Deepam, L. S. A., Sundaresan, A., Arumughan, C. 2011. Stability of Rice Bran Oil in Terms of Oryzanol, Tocopherols, Tocotrienols and Sterols. J Am Oil Chem Soc, 88: 1001-1009.

Mishra, A. K., Mishra, A., Chattopadhyay, P. 2010. Formulation and In-Vitro Evaluation of Antioxidant Activity of O/W Sunscreen Cream Containing Herbal Oil as Dispersed Phase. International Journal of Biomedical Research; 5: 201-208.

Molyneux, P.2004. The Use of The Stable Free Radical Diphenyl Picryl Hydrazzzyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity. Songklanakarin J. Sci. Technol. Vol. 26. No. 2.

Julyasih, K. Sri., I.G.P. Wirawan., W.S Harijani dan W. Widajati. 2009. Aktivitas Antioksidan. Beberapa Jenis Rumput Laut (Seaweeds) Komersial Di Bali.

Sreejamole,K.L.,& Greeshma,P.M. 2013. Antioxidant and Brine Shrimp Cytotoxic Avtivities of Ethanolic Extract of Red Algae Gracilaria Corticata.Indian Journal of Natural Products and Resources.

Hernes, I. P. F., L. Suhendra, L. P. Wrasiati. 2018. Pengaruh perbandingan bahan dengan pelarut aseton terhadap total fenolik, warna dan klorofil ekstrak Sargassum polycystum. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 6(2):103-114.

Most read articles by the same author(s)